Entri yang Diunggulkan

KAULAH YUNIKU

ENGKAULAH YUNIKU SAYANG: Puisi Cinta yang Ditolak Kota, Dikenang Jiwa Kembara Sukma --- ๐Ÿงพ Abstract (English) This paper analyzes the poem E...

Jumat, 29 Agustus 2025

KAU

Santun pagi izin menceritakan lorong masa lalu:

KAU
(LORONG WAKTU YUNIKU)

๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน

Hamba hanya kabut
Membelai dikau sementara 
Niat nak damaikan resahmu
Tujuan jauh ke sanubari 
Namun daya tida
Dian redupku padam Pula
Jan kan engkau kuterangi
Hamba pula nan gelap gulita

Yuniku kau kau
Bahkan kau pun bimbang 
Engkaukah Yuniku 
Nan nyata kau usaha sekuat data
Basuh lukaku dengan airmata 
Kikis nodamu dengan cinta 

Nak kat dikau tempat singgah 
Tak kuasa rindu menikam malam
Nak kata angkau tujuan semedi
Bunga dah layu sebelum jadi

Pula diriku tiada dewasa' 
Menyelamat jauh ke lubuk hati 
Hingga cahaya sang maha cipta
Tak hamba raba di dada pilumu

Hamba tak sesal tinggalkan dikau
Hanya resah gundah dan risau
Karena hasutan. Finah sekejap
Seluruh hidupku menyandang risau
Di sesal nan tak henti 
Di rindu nan jadi mimpi 
Di resah nan menjadi jadi 
Di sejarah nan belum selesai 

Ada api disana 
Layak buat hangatkan diri
Namun seiring langkah kaki 
Daku di mamah dingin sepi 

❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน❤️‍๐Ÿฉน
Rantau Panjang 2025

Tidak ada komentar: